Ku Tak mampu, Namun Tetap Kuharap
Dalam/ tiap keheningan//...
Ku yakini /diri tak mampu meraih angan//...
Dalam /tiap pandangan//...
Kuyakini /diri tak mampu /bangkit kedepan//...
Namun /serak serak /kini ku mengerti//...
Jika mampu /adalah kata/ penggambaran diri//...
Lalu /untuk apa/ Allah SWT/ ciptakan doa/ sebagai jembatan hati.?//
Bukankah doa/ adalah tempat meminta/ saat lemah/ ataupun tersakiti.? //
Mungkin /aku memang tak mampu//...
Mungkin/ aku tak berkilau//...
Namun harap /tak putus dengan kata mampu//...
Karena Allah SWT /selalu memelukku/ erat dalam setiap doaku//...
Dan peluk eratnya /mampu membuatku mengerti//...
Betapa tidak mampunya aku/ tanpa bantuaNya/ yang selalu melengkapi lemahnya diri... //
By: MRFIL
Ku yakini /diri tak mampu meraih angan//...
Dalam /tiap pandangan//...
Kuyakini /diri tak mampu /bangkit kedepan//...
Namun /serak serak /kini ku mengerti//...
Jika mampu /adalah kata/ penggambaran diri//...
Lalu /untuk apa/ Allah SWT/ ciptakan doa/ sebagai jembatan hati.?//
Bukankah doa/ adalah tempat meminta/ saat lemah/ ataupun tersakiti.? //
Mungkin /aku memang tak mampu//...
Mungkin/ aku tak berkilau//...
Namun harap /tak putus dengan kata mampu//...
Karena Allah SWT /selalu memelukku/ erat dalam setiap doaku//...
Dan peluk eratnya /mampu membuatku mengerti//...
Betapa tidak mampunya aku/ tanpa bantuaNya/ yang selalu melengkapi lemahnya diri... //
By: MRFIL
Komentar
Posting Komentar