“Jawaban “
Setelah
sekian lama kucari, kukejar kesana kemari selalu aku menemukan pintu yang
tertutup rapat tanpa ada suatu
kunci. Kutelusuri apa sebenarnya arti
hidup. Kucari makna sebuah kehidupan. Dan kucari suatu kata dengan bertanya
untuk apa manusia diberi hawa nafsu dan rasa. Dan aku terus berlari mencari
suatu jalan yang mungkin akan membawa ku keluar dari semua ini. Berlari,
berjalan merangkak di jalan beribu pertanyaan yang jauh tanpa ada dasar yang
pasti. Dan aku pun mulai mempertanyakan sebenarnya apalah arti sebuah jawaban
yang kelak hanya akan membunuh. Dan untuk apa ada rasa yang kelak hanya akan
saling menyakiti. Untuk apa ada hati kalau kelak hati takkan jadi sebuah jalan
untuk menyelesaikan sebuah masalah. Apa itu jujur, apa itu bohong, dan apa itu
jawaban. Di sini aku hanya berkata apalah arti dari kejujuran yang kelak akan
membunuh seseorang? Apakah di dunia ini harus nya tidak ada kata jujur, dan hanya
ada kata bohong ? Lalu apa itu kata bohong ? apakah suatu perkataan yang bisa
menyelamatkan hidup seseorang ? kadang suatu kebohongan lah yang akan
menyelamatkan hidup seseorang. Dan kadang pula kata jujur lah yang akan
membunuh seseorang.
Lalu apa
arti kata “ jujurlah meski itu pahit “ apakah itu suatu bualan semata atau Cuma
suatu cerita dongeng yang hanya ada di dunia fantasy ? Di dunia ini hanya kata
bohong lah yang meraja lela. Bahkan orang yang sekarat karena suatu penyakit
dan dia tidak tahu apa penyakitnya berbahaya maka keluarga nya yang tahu bahwa
orang tersebut akan sekarat akan bilang “ itu hanya penyakit biasa dan besok
pasti sembuh …..” dan perkataan itu lah yang akan menyelamatkan atau memberi
semangat hidup pada si orang yang sekarat. Meski besok si orang itu tetap
meninggal namun setidaknya si orang tersebut masih punya semangat untuk hidup
karena perkataan bohong orang orang di sekitarnya. Dan apabila ada nenek tua
yang punya serangan jantung di beritahu dengan jujur bahwa anak nya mati pasti
dia akan kambuh sakit jantung nya dan akan meninggal pula. Jadi manakah yang
baik kebohongan atau suatu kejujuran. Jadi apa yang di katakan oleh semua orang
tentang kejujuran hanyalah sebuah bualan ?
Di sini aku
telah lelah untuk berlari dan mencari jalan atau jawaban. Aku terjatuh terlalu
lelah hingga tenagaku tak kuat lagi untuk berdiri dan berjalan kembali untuk
mencari dan terus mencari. Dan saat itu jawaban suatu titik terang pun muncul.
Titik terang yang kelak mungkin akan membunuhku bahwa membuatku tersiksa. Di
sini, di malam yang sunyi tanpa suatu suara pun. Bahkan jangkrik yang dulu
menemaniku dalam kesunyian ini hilang. Aku tak tahu harus berbuat apa. Jawaban
yang selama ini kucari, kejujuran yang selama ini kucari malah akan menyiksaku
bahkan akan membunuhku. Jadi apa lah arti dari sebuah jawaban yang kucari.
Seluruh tenaga ku kerahkan untuk mencari hal itu, namun hal itu pula lah yang
akan membunuhku. Sesuatu yang sangat sakit buatku. Apa itu arti yang sebenarnya
dari kata jujur?? Dan apakah kejujuran itu baik ?? Aku berfikir apakah memang
di dunia ini hanya ada suatu kebohongan dan tanpa ada sedikitpun bahkan satupun
suatu kejujuran? Ya Allah Ya rabb ini kah yang Engkau maksud dengan kejujuran ?
Ya Rabbi Tuhanku yang menciptakan semesta alam ini, apakah memang semua
kejujuran itu menyakitkan? Hamba MU di sini bertanya dengan sujud menangis
untuk meminta jawaban MU ya Allah……… Hamba MU yang hanya bisa mengeluh mengeluh
dan mengeluh atas apa yang telah kau berikan, Hambamu yang selalu melakukan
dosa. Hamba memohon kepada MU ya Allah bila memang kejujuran hanya bualan di
dunia ini lalu mengapa ya Allah Engkau memberi rasa pada manusia, Engkau beri
manusia yang hina ini rasa, Engkau beri hamba MU ini kata jujur dan bohong.
Apa arti kata jujur ? apa arti kata
bohong ? apa arti kata jawaban? Sekarang di sini aku hanya bisa merangkak
dengan sisa tenaga ku yang hampir habis kesuatu jalan entah ke mana arah yang
aku tuju. Karena arah yang dulu ku tuju hanya sebuah bualan, dongeng yang tidak
ada kebenarannya. Apa sebenarnya manusia itu? Apa benar dia makhluk Allah yang
paling sempurna? Di sini yang aku lihat hanya sekelompok sesuatu yang hina dan
tak bisa di definisikan kehinaannya.Mereka seakan berkata “ Apa benar kami bisa
masuk surga? padahal kebohonganlah yang menyelamatkan hidup kami, kebohonganlah
yang menjadi tolak ukur kami dalam suatu keberhasilan, kebohonganlah yang
menjadi pedoman hidup kami. Dan jujur adalah secercak kain lusuh kotor jelek
robek yang tidak bisa di banggakan di dunia ini. Bahkan kejujuran adalah
bencana bagi manusia hingga saking bencinya manusia pada kejujuran kami
menjadikan kebohongan sebagai baju yang menghiasi tubuh kami, yang dapat kami
pamerkan dan banggakan dan kejujuran sebagai kotoran yang harus di buang jauh
jauh dari hidup kami.
Penyesalan,
apa itu penyesalan ? bahkan kami dengan bangga nya melakukan suatu kebohongan
tanpa ada rasa menyesal. Tapi kami menyesal karena telah berkata jujur dan
berjanji tidak akan mengulanginya. Kejujuran merupakan penyesalan yang sangat
bagi kami. Kejujuran merupakan musuh kami, racun bagi kami manusia. Kejujuran
hanyalah bom waktu yang seakan akan bisa meledakkan kami. Tapi kebohongan lah
yang menyelamatkan kami melindungi kami dari segala kesalahan, pertengkaran,
perselisihan, bahkan kematian.” Itu kah manusia ? begitukah makhluk yang paling
sempurna ??????? bohongan adalah nama raja mereka, dan kebohongan adalah
kerajaan mereka. Menurut mereka hidup adalah kebohongan, dan kebohongan adalah
hidup. Dan aku salah satu dari mereka yang menuhankan kebohongan. Aku bukanlah
korban dari suatu kebohongan tapi akulah pelaku dari kebohongan itu. Ini lah
arti dari suatu jawaban. Kelak aku akan mati karena titik terang dan jawaban
ini.
Karya : Muh. Rois Firsya Izzata Laxamana ( 18 maret 2009)
Komentar
Posting Komentar